Situbondo– Festival Ojung Kendit kembali digelar dengan semarak dan penuh makna, membawa nuansa kebersamaan dan pelestarian budaya lokal di Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Situbondo. Kegiatan budaya ini tidak hanya menjadi tontonan menarik bagi masyarakat, tetapi juga simbol kekuatan tradisi yang mencerminkan nilai-nilai sportivitas, kegigihan, dan solidaritas warga Situbondo. Senin 29/09/2025
Dalam momentum peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-207 Kabupaten Situbondo, kehadiran TNI dalam festival ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kasdim 0823 Situbondo, Mayor Kav Aan Jauhari, S.Sos, yang sekaligus memberikan sambutan mewakili jajaran TNI di wilayah Situbondo.
“Kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat dalam kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata bahwa TNI bukan hanya alat pertahanan negara, tetapi juga bagian dari masyarakat. Nilai-nilai yang ditunjukkan dalam Festival Ojung – seperti keberanian, ketangguhan, dan kebersamaan – adalah bagian dari jati diri prajurit TNI,” ujar Mayor Kav Aan Jauhari dalam sambutannya.
Selain Kasdim, kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Situbondo, Yusuf Wahyu Rio Prayogo atau yang akrab disapa Mas Rio, bersama jajaran Forkopimda dan Forkopimca Kecamatan Kendit, yang turut menyaksikan dan memberikan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal Situbondo.
Bupati Situbondo dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara masyarakat dan TNI yang memperkuat persatuan dan kebanggaan terhadap budaya daerah. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian Situbondo.
“Mari kita jadikan budaya sebagai pemersatu. Situbondo adalah rumah kita bersama, dan tanggung jawab kita untuk menjaganya tetap aman, damai, dan sejahtera,” ujar Mas Rio.
Festival Ojung Kendit kali ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi momentum refleksi bersama untuk mempererat persaudaraan dan mempertegas komitmen TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.
Dirgahayu ke-207 Kabupaten Situbondo.
Dirgahayu ke-80 Tentara Nasional Indonesia.
TNI Prima, TNI Rakyat – Indonesia Maju.